Muhita News

Puncak Peringatan Sumpah Pemuda SD Muhita: Siswa Turun Langsung Bagikan 100 Paket Sembako

SDMuhita.sch.id – Satu per satu, perwakilan siswa dari setiap kelas melangkah ke sisi kiri lapangan Alun-Alun Tanggul, mengambil paket sembako, lalu menyebar untuk mengantarkannya langsung ke tangan warga, Jumat (30/10/2026).

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan, suasana Alun-Alun Tanggul kian hangat dengan pembagian 100 paket sembako gratis. Didampingi para wali kelas, anak-anak berbaris rapi mengambil paket bantuan yang telah disiapkan panitia.

Dengan langkah ceria dan penuh semangat, para siswa menyebar ke sejumlah titik di lingkar luar alun-alun untuk mengantarkan sembako langsung kepada warga yang membutuhkan. Aksi lapangan ini menjadi bukti bahwa kebiasaan menyisihkan koin infak lewat program Aku Gemar Sedekah (AGS) setiap Jumat tidak berhenti di kotak amal, tetapi berbuah kebaikan nyata di tengah masyarakat sekaligus mengasah empati anak sejak dini.

Kepedulian tersebut tak berhenti pada urusan berbagi. Usai penyerahan sembako, para siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 serempak melakukan operasi semut. Berbekal kantong sampah besar dan bimbingan bapak-ibu guru, mereka memungut remah sampah yang tersisa di area alun-alun. Dalam waktu singkat, ruang publik itu kembali bersih mencerminkan ketertiban warga sekolah.

Harapan dari Para Guru

Para guru dan Kepala Urusan (Kaur) SD Muhita turut menyampaikan harapan mereka atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Semoga agenda ini menjadi pengalaman bermakna yang menumbuhkan nasionalisme, kepedulian lingkungan, serta kreativitas anak-anak, sekaligus terus berlanjut demi penguatan karakter siswa Muhita,” harap Kaur Kurikulum, Ibu Dewi.

“Melalui peringatan Sumpah Pemuda ini, kami berharap tumbuh rasa persatuan, cinta tanah air, dan percaya diri pada diri siswa melalui wadah belajar serta berkarya bersama,” ujar Kaur Humas, Ibu Nur Hasanah.

“Tugas generasi penerus hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan tiga hal penting: rajin belajar, menjaga kerukunan antarsesama, dan selalu bangga menjadi anak Indonesia,” pesan Kaur Kesiswaan, Ibu Ratna.

“Semoga kegiatan ini rutin terselenggara setiap tahun untuk mempererat kebersamaan dan merawat semangat persatuan generasi muda,” tutur Wali Kelas Ibnu Rusyd, Ibu Ani.

Berkarya, berbagi, dan peduli: itu Sumpah Pemuda versi anak-anak SD Muhita. Ikuti terus kabar kegiatan kami di website ini.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *